Laporan Akhir


1. Jurnal [Kembali]

JURNAL PRATIKUM

POTENSIOMETER,TAHANAN GESER,JEMBATAN WEASTONE

Nama : Evan Maulana Alreza

No BP : 2510952042

Tanggal : 03 Maret 2026

Asisten : - M Naufal Lutfi

                - Dean Aulyanisa


1).Penentuan Karakteristik Alat Ukur

Nama Alat

Model

Prinsip Kerja

Tingkat Penelitian

Posisi Alat Ukur

Kelas Isolasi

Jenis Input

Range Skala

Faktor Pengali

Sensitivitas

Voltmeter I

2011

Kumparan Putar

0,5

Horizontal

Bintang 3

DC

0-300

0-1000

30,100,300,1000

1000 Hz

Amperemeter II

2013

Besi Putar

0,5

Horizontal

Bintang 3

AC

0-5

0-10

0-20

2,5,10,20

45-65 Hz

 

2).Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Rangkaian Seri

No.

Xn

R (ohm)

R Multimeter (ohm)

R Terhitung (ohm)

I total (A)

V total (V)

1

Xa

220 (P)

229,2

283,3

0,006

1,7

 

Xb

550 (P)

559

603,3

0,006

3,62

 

Xc

1000 (T)

975

975

0,006

7,1

2

Xa

1000 (P)

974

1015,38

0,0026

2,65

 

Xb

1500 (P)

1500

1526,07

0,0026

3,96

 

Xc

2000 (T)

2000

2026,92

0,0026

5,27

 

3).Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Rangkain Seri

No.

Xn

R (ohm)

R Multimeter (ohm)

R Terhitung (ohm)

I Terhitung (A)

V total (V)

1

Xa

220 (P)

220,2

235,19

0,0052

12,23

 

Xb

550 (P)

559

509,58

0,024

12,23

 

Xc

1000 (T)

975

1019,16

0,012

12,23

2

Xa

1000 (P)

997

989,01

0,0118

11,7

 

Xb

1500 (P)

1512

1462,15

0,008

11,7

 

Xc

2000 (T)

1987

2052,63

0,0057

11,7

 

4).Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

Rs (ohm)

Rx Multimeter (ohm)

Rs Terhitung (ohm)

R toleransi (%)

470 ohm

1034 

1034 

0%


2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. Mengamati dan Memahami Simbol serta Data dari Alat Ukur

a. Ambil alat ukur seperti dibawah ini:

• Voltmeter (model 2011)

• Amperemeter (model 2013)

b. Amati simbol dan data yang tertera pada alat ukur tersebut.

c. Gambarkan dan artikan simbol serta data tersebut dan tuliskan

karakteristik alat ukur berdasarkan hasil pengamatan pada Tabel 1.


2.Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan
Geser Pada Rangkaian Seri

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.4

b. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer

dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.

c. Gunakan DC power supply sebesar 12V.

d. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.

e. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan

tahanan geser.



3.Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan
Geser Pada Rangkaian Paralel

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.5

b. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer

dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.

c. Gunakan DC power supply sebesar 12V.

d. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.

e. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan

tahanan geser.


4. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.6

b. Hubungkan power supply 5V ke terminal input pada jembatan wheatstone.

c. Hubungkan Ampermeter pada rangkaian sebesar 0-100mA.

d. Hubungkan Voltmeter pada rangkaian dengan multimeter.

e. Hubungkan R1 sebesar 100Ω dan R3 sebesar 220 Ω pada jembatan wheatstone

f. Kemudian hubungkan masing-masing R2 ke Rv2 dan R4 ke Rv1 pada

potensiometer.

g. Hidupkan power supply, atur nilai resistansi pada R4 hingga nilai tegangan

menunjukkan angka 0 pada multimeter.

h. Catat nilai arus yang tertera pada Amperemeter, kemudian matikan power supply.

i. Ukur nilai resistansi R4 dan R2 pada potensiometer menggunakan multimeter

kemudian catat nilainya pada tabel 4.

3. Video Percobaan [Kembali]



4. Analisa[Kembali]

1. Analisa karakteristik setiap alat ukur yang digunakan!

a. Voltmeter (model 2011)
  • Menggunakan kumparan koil putar/PMMC
  • Memiliki tingkat ketelitian 0.5
  • penggunaan voltmeter dengan portri horizontal
  • Menggunakan Jenis tool DC dengan range skala 0-300 dan 0-1000
  • Memiliki faktor pengali 0-30-190-370-1000
  • Sensitivitasnya 1 mA (1000 ohm/v)
  • Berfungsi untuk mengukur tegangan pada suatu rangkaian dengan cara menghubungkan Voltmeter pada rangkaian yang akan diukur tegangannya

b. Ampere meter (model 2013)
  • Prispip kerjanya menggunakan beri putar dengan mengubah daya lestik menjadi gerakan Jarum
  • Memiliki tingkat ketelitian 0,5
  • Pengggunaan Amperemeter dengan posisi horizontal
  • Menggunakan Jenis tool AC dengan range skala 0-20. 0-10, dan 0-5
  • Memiliki faktor pengalli 2-5-10-±
  • Sensitivitasnya 45-65 Hz
  • Berfungsi untuk mengukur arus pada suatu rangkaian dengan cara menghubungkan amperemeter pada rangkaian yang akan diukur arusnya.

2. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Seri!

Data pengukuran pada rangkaian seri menggunakan tahanan geser dan potensiometer, didapatkan nilai arus masing-masing resistor sama dengan Itotal(arus total rangkaian) yaitu 0,006 A untuk percobaan 1 dan 0,0026 A untuk percobaan 2. Untuk tegangan pada rangkaian seri, masing-masing resistor nilainya sama.
Hambatan berbanding lurus dengan tegangan jika arus dijaga konstan, sedangkan arus berbanding terbalik jika tegangan sumber tetap. Hal ini sesuai dengan hukum Ohm V = IR


3. Analisa perbandingan variasi hamabatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Paralel!

Data pengukuran pada rangkaian paralel menggunakan potensiometer dan tahanan geser, nilai tegangan masing-masing resistornya sama dengan Vtotal yaitu 12,23 V untuk percobaan 1 dan 11,7 V unuk percobaan 2. Sedangkan nilai arus pada masing-masing resistor berbeda.
Pada rangkaian paralel, variasib hambatan menggunakan potensiometer dan tahanan geser menyebabka perubahan nilai arus. Semakin besar hambatan yang digunakan, arus yang mengalir dalam rangkaian semakin kecil., sedangkan teganggan pada rangkaian tetap konstan karena dipengaruhi tegangan sumber.
4. Analiasa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan Wheatstone!

Untuk menentukan persen R, digunakan Rumus:



Dengan : R multimeter = 1034 Ω

                     R terhitung = 1034 Ω

Dapat disimpulkan, percobaan ini berhasil dilakukan karena R toleransi adalah 0% (< 5%)


5. Download File[Kembali]

Laporan Akhir di sini

Video Percobaan di sini


Komentar

Postingan populer dari blog ini